dengdang hati

Sabtu, 23 Februari 2008

Kenapa harus ada yang berfikir? apa perasaan kayak gini bakalan terus gw diamkan? sementara pikiran liar gw terus berkeliaran mencari suatu fantasi yang amit2 terjadi. Tuhan.. dendang hati ini kumaikan bersamanya, itupun takkan melebihi dendang ini Pada-Mu. aku hanya ingin melepaskan perasaan2 yang sulit kutepis sendiri, dalam bayang2 mahkluk lain sekalipun. aku selalu mencoba menjadi seseorang yang terbaik dan mengenal hati ini seutuhnya. aku mencoba mengikuti hasrat manusiaku dan itupun kubiarkan berlalu. Tuhan... aku tahu jika terus bersembunyi, baunya pun akan terus tercium hingga ujung kaki. namun, pertanyaan apa yang harus kuberikan dan jawaban apa yang harus kupersiapkan.
sekalipun aku lontarkan jawabannya persis sama dan aku harus berjata apa?
diam bukan nama tengahku.

Tidak ada komentar: