Ketika ku tahu namamu mungkin aku tak tergugah,
itupun terjadi ketika aku melihat wajahmu, tetap tidak menggubrisku.
Ketika ku tahu kamu tidak sendiripun, hal serupa takkan menggoyahkanku...
Aku melihatmu karena aku memang melihatmu.
Aku melihatmu dengan kesungguhan dan ketulusan mengakui ku sebagai kekasih gelapmu.
Aku tetap tegar dengan bisikan hina dan ocehan yang menyerempet di telingaku dan selalu berkata ini takkan baik untukku, namun aku menjawab dengan keyakinan ku.
Aku tetap ingin menjadi sesuatu dalam lingkaran itu dan menjadi pelita dalam kegelapan yang pernah kau ucapkan.
Dan aku tetap percaya dan yakin kamu akan menyatakan sesuatu yang seharusnya kamu katakan sesuai dengan isi hatimu...
Andai kita memang bertemu sedari dulu, mungkin tidak akan begini jadinya.
Namun aku tetap bersyukur, Tuhan mempertemukan kita dalam cerita rumit, menguji keteguhan dan keyakinan akankah kita memilih.
Kamu memilihku.
Kamu menjadikan aku satu. Satu di hatimu walau mungkin kamu ragu.
Akankah denganku nanti kamu akan mengalami hal yang sama? ataukah denganku nanti kamu akan lebih bahagia. Jawaban itu ada di hatimu. Dan aku tahu itu.
Setelah satu tahun berlalu...
Aku bahagia walau mungkin aku takkan bisa menjabarkan kebahagianku itu.
kamu dan aku tertawa, dalam suka dan duka.. apa ini bahagia?
kita saling berpelukan dan menangis sesegukan.. apa ini bahagia?
Yaa sayang.. aku sangat bahagia. Dalam untaian kata yang bisa aku ungkapkan, aku uraikan sedalam-dalamnya.
Dalam itungan hari kita membuat satu cerita lucu dan menyebalkan yang selalu kubuat dalam buku diary kecilku.
Kamu tidak akan pernah menyangka, seberapa detail aku selalu menceritakan tentang dirimu.
Seberapa inginnya aku terseyum ketika aku membaca kembali cerita itu.
Fiuuuh sayang... kuharap takkan pernah letih aku bercerita.
Karena aku selalu menginginkan kamu di setiap hariku.
Karena aku tahu... PIlihan itu Kamu...
Pilihan itu kamu
Rabu, 30 April 2008
Diposting oleh
DyanHae
di
18.46
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar