ketika hendak memastikan aku salah, entah kenapa aku seperti diperlihatkan pada kesalahan itu. pada detik itu pula aku tersadar atas kekeliruan. Huh! tetap saja itu bukan bagian yang gampang.
Tuhan, selalu ingin meluruskan apa yang kubelokkan, tapi emang aku yang bego, toloool!!
aku selalu menyalahkan diri sendiri tanpa bisa berbuat banyak.. kalau semua itu bisa aku hentikan sedini mungkin, akankah Tuhan mau terseyum? atau aku akan medapat siksanya.
Tuhan, ingatkan aku selalu pada dampak yang nantinya Kau berikan
Tuhan, selalu Kau tunjukkan padaku untuk segera meninggalkannya
Tuhan, Buka lah mata ku dan mata hatiku.. biarkan aku tersadar sebelum aku jatuh jauh kedalamnya.
Tuhan, hindarilah aku pada keinginan yang membuatku akhirnya lupa dan merelakan.
Tuhan, perlihatkan sayang-MU padaku...
aku hanya ingin bebas, dari siksa batin dan penolakanku terhadap sesuatu yang kuinginkan.
karena aku hanya ingi menjadi normal pada tempatnya. bukan seperti sampah yang hanya menjadi wadah saat kotor, bau dan tak terurus...
Senyum-Nya itu sangat mahal harganya.. bahkan tidak ternilai.
aku tidak ingin membayarnya dengan harta namun akan kuberikan baktiku dan sembahku pada-NYA,
Ya ALLAH yang Maha Pengasih lagi Maha penyayang... jadikan akau tersadar.
Ya ALLAH yang Maha Terkasih dan PEnyabar... bantu aku keluar dari lubang jahanam itu.
Ya ALLAH yang Maha Melihat dan PEmaaf... Ampuni aku dalam kesalahan ku,
aku hanya takut pada Hukuman-Mu.. hanya pada-Mu aku takut
aku takut..
yaa aku takut!
Aku takut
Jumat, 27 Juni 2008
Diposting oleh
DyanHae
di
08.26
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar