setiap malam gw selalu pengen nangis...
" apa yang kamu pikirkan hun? "
itu yang kamu tanya ke aq saat itu.
apa yang gw pikirkan? mungkin sebaiknya, apa yang gw rasakan.
apa ini rasa takut yang belebihan menjelang pernikahan? u know what? feels like broken heart but more complex..
gw ga tau kenapa rasa ini tiba2 terjadi begitu aja... tanpa gw sadari saat gw seperti sendirian mempersiapkan kebutuhan menjelang BIG DAY itu. itu feel like looser...
"pengantin wanita biasa terlalu sibuk memikirkan kebutuhan pernikahan mereka sampai mereka lupa mempersiapkan mental saat menjelang pernikahan itu sendiri"syukurlah gw punya calon suami yang benar2 mengerti diri gw apa ada nya... disaat kekalutan semua ini dia selalu senantiasa menemani biar pun by phone ( intensitas kita bertemu juga jadi berkurang ) dia selalu menyemangati gw, bahwa niat baik itu akan selalu ada jalannya, bahwa ketakutan itu cuma kita yang menciptakan... think positive!
Did you ever think to life as a single in every day? did you have ever imagined that this bond can make a free and independent of responsibility.
i doubt these.
aq takut kehidupan akan berubah...
aq takut belum bisa menjadi istri yang baik, sementara hidup ini terlalu bebas memikirkan diri sendiri
aq takut saat beban itu semua berkumpul aq engga bisa menahannya dan menangis tanpa ada kamu disini
aq takut belum bisa menjaga hati, menjaga pikiran...


Tidak ada komentar:
Posting Komentar